•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Senin malam Irfan coba iseng keliling-keliling kompleks dunia maya. Ga tau, dapet dari mana link itu. Yang jelas, sambil megang buku aku dengerin lagunya Padi.
Jam saat itu nunjukkin pukul 11.23 malem waktu Kairo. Waaah… otak ini udah butut banget. Hingga akhirnya terdengar sentingan mail masuk di Milis. Yeh… Masalah Pagon lagi-pagon lagi… Kali ini yang ngirim adalah Ustadz Amama. Ya.. gitu deh… debat tentang Pagon dan segala kontroversinya. Irfan ga mau nulis komen tentang Pagon sekarang. Udah banyak yang berdebat di sana. Dan masing-masing kekeuh sama pendiriannya masing-masing. Capeks deh…
Dasar penggeledah… Udah tau tamu ga diundang, tetep aja Irfan buka-buka tiap ruangan yang ada di rumahnya Pak Amama. Dari link lah… sampe komen dari tetangga sekalipun. Soalnya menarik siiih…
*alasan berikut Irfan tulis di FS aja yah…
Setelah lama bertualang, ga tahu dari mana asalnya Irfan nemuin link yang asyik. Punya Ridu yang belakangan ketahuan bernama Ridwan. Hehehe… ade-ade aje nih… Kaya Irfan, masa dipanggil Ipenk sih… huu…
Dari Ridu setelah baca-baca, Irfan mampir ke rumahnya Mas Anggi. Waaah.. di sini Irfan nemuin sesuatu yang asyik. Pas ngebaca pertama emang rada-rada provokatif judulnya, pas dipencet…hasilnya seperti ini deh…
Wah… ternyata, di dunia ini bertabur orang yang kreatif juga yah…
Lumayan deh… refreshing sebentar sebelum akhirnya kembali melahap buku diktat….
Waktu ujian udah countdown nih sekarang.
Ditulis dalam Ngoceh
Tag: Ngoceh
•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Dialah yang takkan pernah Tidur, Dialah yang takkan pernah Lengah, Dialah yang takkan pernah Membiarkan hambaNya sedih. Segala sesuatu yang telah ditakdirkanNya pasti Ia telah mengetahui apakah hambaNya mampu tuk menanggungnya. Dialah sang Pencipta, yang menguasai waktu dan zaman. Wahai saudaraku muslimin dan muslimat !!! Tenangkanlah hati kalian yang gusar dengan Dzikir padaNya… Alaaa bidzikri llahi tathmainnul Quluub… Wahai mujahid…Hidupmu untuk kemuliaan dan matimu untuk kesyahidan !!! Jangan menangis…
Ditulis dalam Hikmah
Tag: Hikmah, Mikir
•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Syarat-syarat kitab dikatakan suci :
1. Harus benar-benar bersumber dari Allah SWT.
2. Allah yang mewahyukan harus bersifat Maha atas segala sesuatu.
3. Harus mempertahankan bahasa aslinya sebagai bukti kemurniannya.
4. Penerima wahyu harus jelas sifatnya, baik akhlaknya dan budi pekertinya.
5. Tidak mengajarkan kekejaman dan kesadisan.
6. Memberi pelajaran bagi manusia menuju ke jalan yang benar.
7. Tidak ada pertentangan antara ayat satu dengan yang lainnya, melainkan saling melengkapi.
8. Berbicara tentang ilmu pengetahuan yang harus bisa dibuktikan dalam kenyataan.
9. Sesuai dengan fitrah manusia.
10. Memberi kesaksian bahwa kitab itu benar-benar diwahyukan dari Allah SWT.
11. Tidak melecehkan nabi-nabi Allah.
12. Tidak membeberkan kekejian dan vulgaritas atau pornografi.
13. Ada pernyataan bahwa yang disembah hanyalah Allah yang menurunkan kitab tersebut.
14. Ada nama agama yang berasal dari Tuhan bukan dari manusia.
15. Terjaga wahyu tersebut dengan hafalan dari umat agama tersebut dari awal hingga kiamat.
16. Dan lain-lain
Ditulis dalam Hikmah
Tag: Keras, Mikir
•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Kitab Suci Al-Quran disebut mu’jizat karena hanya kitab ini yang benar-benar masih suci dari perubahan.
Ada satu hal yang kita lewatkan…Mengapa Al-Quran mudah dihafal dan banyak anak-anak yang sudah hafal Al-Quran. Padahal, kita ketahui bahwa Al-Quran itu berbahasa Arab dan tak semua orang yang benar-benar mengerti apalagi faham isinya. Tapi mengapa banyak yang hafal dari anak-anak dan bahkan ada yang sampai hafal diluar kepala ??? Apakah ini salah satu tanda dari mu’jizat tersebut ??? Wallahu a’lam bis shawab….
Ditulis dalam Hikmah
Tag: garis keras, Islam
•April 30, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
Why jawabannya….because dan What for jawabannya….For….
Why do you pray ? because I am Moslem.
What for do you pray ? I pray for myself.
Beda kan esensi dari Pray dengan bedanya soal ?????
Ditulis dalam Mikir
Tag: fikir, Keras